Saturday, April 20, 2013

Yang Penting Pengalaman



Seringkali saya menjumpai dalam kekristenan ada yang mementingkan sisi spiritual dan yang satu lagi mementingkan sisi pengetahuan. Untuk mereka yang mementingkan sisi spiritual, seringkali memandang pengetahuan dengan sebelah mata. Sehingga seringkali terlalu nge-roh, maksudnya: sedikit-sedikit roh, sedikit-sedikit roh. . . (roh kok sedikit-sedikit? hehehe . . . ) Sebaliknya, mereka yang mementingkan sisi pengetahuan, seringkali memandang sisi spiritual dengan sebelah mata. Sehingga sedikit-sedikit dipikir, sedikit-sedikit dipikir . . . (dipikir kok sedikit-sedikit?) Bagi saya, pengalaman spiritual dan pengetahuan harus seimbang. Tuhan memberi kita roh untuk bisa mengenal DIA dalam sisi spiritual, karena DIA adalah Roh. Namun DIA juga memberi kita akal budi sehingga kita dapat menggunakannya untuk memperoleh pengetahuan untuk mengenal DIA dan memahami apa yang tertulis dalam Alkitab juga. Meskipun pikiran kita tidak mampu menyelamiNya.

Pengalaman memang penting, tetapi jangan anggap remeh pengetahuan juga. Jangan sampai seperti yang tertulis dalam Roma 10:2-3 bahwa kita giat untuk Tuhan tetapi tanpa pengertian yang benar, sehingga mendirikan kebenaran kita sendiri. Jangan salah, orang dapat binasa juga karena KURANG PENGETAHUAN.

Hosea 4:6a "Umat-Ku dibinasakan karena KURANG PENGETAHUAN. Oleh karena kamu menolak pengetahuan itu,..." (KSILT)
Hosea 4:6a "My people are destroyed for LACK OF KNOWLEDGE: because thou hast rejected knowledge..." (KJV)

Saya pernah menemui argumen orang yang belum mau memakai Nama Bapa Yahweh, berkata: "Yang penting pengalaman, bukan pengetahuan." Membaca argumen ini, saya menangkap (maaf bila salah): dia merasa pengalaman rohaninya sudah hebat sehingga tidak perlu pengetahuan (tentang Nama Bapa khususnya). Sangat disayangkan bila dia berpikir demikian, karena ibarat dia sedang membanggakan pengalamannya selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun menggunakan kapak dalam menebang pohon. Seandainya dia mengetahui pengetahuan bahwa menebang pohon akan sangat efektif jika menggunakan gergaji mesin, maka pengalamannya akan jauuuuh lebih luar biasa! Dalam konteks Nama Bapa, bila dia menggunakan Nama Bapa yang benar, saya yakin dia akan mempunyai pengalaman rohani yang sangat luar biasa! Bapa Yahweh akan menyingkapkan hal-hal yang besar seperti yang tertulis dalam Yeremia 33:2-3 "Beginilah firman YAHWEH Pencipta, YAHWEH yang telah membentuknya dan mengukuhkannya: YAHWEH adalah Nama-Nya. Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan memberitahukan perkara-perkara besar yang tidak dapat dimengerti, yang tidak engkau ketahui." (KSILT)

Demikian pula sebaliknya pengetahuan tidak akan mempunyai arti sedikitpun jika tidak dipraktekkan sehingga tidak mempunyai pengalaman yang dapat menjadi berkat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Kembali ke ilustrasi di atas, ibarat dia mempunyai gergaji mesin, alih-alih untuk memotong pohon, tetapi malah digunakan untuk 'memotong' temannya. Pengetahuan yang kita miliki tentang Nama Bapa Yahweh, kita gunakan untuk menghakimi, menghujat, memaki orang lain, dan lain-lain. Jika orang yang sudah mengerti tentang kebenaran Nama Bapa tetapi tidak mempraktekkan kasih Bapa, sama saja bohong. Bapa Yahweh adalah Tuhan yang penuh kasih. Jika dalam memberitakan Nama Yahweh tidak dengan kasih, maka pengetahuan kita tentang nama Bapa menjadi sia-sia, karena pengalaman yang kita bawa tidak menjadi berkat. Kita ingat bahwa Tujuan di Balik Memberitakan Nama Yahweh adalah supaya kasih Bapa ada di dalam mereka dan Yeshua juga ada di dalam mereka (Yohanes 17:25-26), bukan untuk menunjukkan bahwa kita lebih hebat dan lebih pintar dari mereka. Bagaimana mungkin kasih Bapa bisa ada di dalam mereka jika kita sendiri tidak menunjukkan/ memancarkan/ menyalurkan kasih Bapa?
Oleh karena itu mari, kita yang sudah mendapat karunia pengetahuan tentang Nama Bapa, kita praktekkan kasih Bapa itu. Mari beritakan Nama Bapa dengan penuh kasih, kata-kata yang lembut, sopan, tidak menghakimi, tidak terpancing emosi, dan lain-lain.

Akhir kata, biarlah pengalaman dan pengetahuan kita berimbang.

Bapa Yahweh di dalam Nama Tuhan Yeshua memberkati kita semua! =)
Shalom! =)

No comments:

Post a Comment