Saturday, April 20, 2013

Cari Jiwa Sajalah



"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19).

Ayat ini dijadikan dasar argumen yang cukup populer di kalangan orang-orang yang masih mempertahankan nama tuhan lain dan atau memilih 'non blok'. Mereka berkata yang intinya demikian: "Dari pada ribut masalah Nama Bapa, mending kita mencari jiwa saja, melakukan amanat agung Tuhan Yesus (Yeshua)." Karena argumen mereka didasarkan pada ayat firman Tuhan, maka tidak jarang orang yang belum memahami pentingnya mengenal Nama Tuhan dengan benar, setuju dengan argumen ini sehingga 'melupakan' atau tidak peduli masalah Nama Bapa kita, yaitu Yahweh, lalu dengan keukeuh beranggapan bahwa Yang Penting Yesus (Yeshua)! Toh, kita memberitakan Injil menggunakan Nama Yesus (Yeshua).

Memang dalam menginjil kita memberitakan Nama Yesus (Yeshua), namun kita juga jangan sampai salah sehingga memberitakan Yesus Yang Lain. Memang betul bahwa kita harus mencari melakukan amanat agung Tuhan Yesus (Yeshua) ini, yaitu mencari jiwa; namun bukan berarti kita melupakan atau tidak peduli terhadap masalah Nama Tuhan kita. Bagaimana mungkin kita menginjil namun tidak peduli masalah Nama Tuhan kita? Bagaimana caranya kita membawa mereka untuk kenal Sang Empunya Surga? Apakah kita hanya menyebut 'Tuhan' saja? Lalu Tuhan yang mana? Karena banyak tuhan yang disembah manusia. Jika kita salah mengenalkan Nama Sang Empunya Surga, maka akan salah alamat juga jadinya.

Mari kita perhatikan dasar ayat dari argumen mereka: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19). Inilah perintah Yesus (Yeshua) supaya kita mencari jiwa dan membaptis mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Kita lihat, meterai baptisan yaitu nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Ayat ini tetap mengajarkan kita supaya tetap menyertakan Nama Bapa! Jadi, bagaimana mungkin dalam menginjil kita ‘melupakan’ dan atau tidak peduli dengan Nama Bapa? Mustahil!

Tuhan Yesus (Yeshua) juga berkata dalam Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Nah berdasarkan ayat ini, kita tahu bahwa Yesus (Yeshua) adalah jalan. Menuju ke mana jalan ini? Bukankah menuju kepada Bapa?! Jadi setelah kita mendapatkan jiwa dalam Nama Yesus (Yeshua), lalu mau dibawa ke mana jiwa-jiwa itu? Bukankah kepada Bapa?! Masakan kita ‘melupakan’ dan atau tidak mempedulikan Nama Bapa? Tidak mungkin!

Jadi, cari jiwa saja tanpa mempedulikan Nama Bapa? Tidak! Nama Bapa harus tetap disertakan, karena meterai baptisan ada Nama Bapa dan jiwa-jiwa akan kita bawa kepada Bapa, yaitu Yahweh.

Bapa Yahweh di dalam Nama Tuhan Yesus (Yeshua) memberkati kita semua! Amin! ^^









"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19). Inilah perintah Yesus (Yeshua) supaya kita mencari jiwa dan membaptis mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Kita lihat, meterai baptisan yaitu nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Ayat ini tetap mengajarkan kita supaya tetap menyertakan Nama Bapa! Jadi, bagaimana mungkin dalam menginjil kita ‘melupakan’ dan atau tidak peduli dengan Nama Bapa? Mustahil!

Tuhan Yesus (Yeshua) juga berkata dalam Yohanes 14:6 “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Nah berdasarkan ayat ini, kita tahu bahwa Yesus (Yeshua) adalah jalan. Menuju ke mana jalan ini? Bukankah menuju kepada Bapa?! Jadi setelah kita mendapatkan jiwa dalam Nama Yesus (Yeshua), lalu mau dibawa ke mana jiwa-jiwa itu? Bukankah kepada Bapa?! Masakan kita ‘melupakan’ dan atau tidak mempedulikan Nama Bapa? Tidak mungkin!

Jadi, cari jiwa memang HARUS! tapi cari jiwa saja tanpa mempedulikan Nama Bapa? Tidak! Nama Bapa harus tetap disertakan, karena meterai baptisan ada Nama Bapa dan jiwa-jiwa akan kita bawa kepada Bapa, yaitu Yahweh.

Bapa Yahweh di dalam Nama Tuhan Yesus (Yeshua) memberkati kita semua! Amin! ^^


                                                                                   

No comments:

Post a Comment