Saturday, April 20, 2013

Sekalian Saja Alkitabnya Pakai Bahasa Ibrani!



Masih mengenai pemakaian nama Bapa Surgawi kita. Saya tidak bosan-bosannya menulis note yang berkaitan dengan Nama Bapa, karena alasan yang begitu beragam yang dikemukakan saudara-saudara yang lain yang belum mau memakai nama Bapa Yahweh.

Kali ini saya akan membahas pendapat atau alasan yang lain lagi. Sering kali saya mendengar dan membaca pendapat orang yang belum mau memakai nama Bapa Yahweh, intinya seperti ini “Kalau pakai nama Yahweh, kenapa setengah-setengah? Sekalian saja Alkitabnya pakai bahasa Ibrani semua.” Menarik sekali kalau kita mencermati pendapat yang demikian ini. Dimana menariknya? Bila memakai logika ini, maka kita juga dapat mengajukan pendapat yang sama, yaitu: Kalau masih pakai nama Allah, kenapa setengah-setengah? Sekalian saja Alkitabnya pakai bahasa Arab semua.

Nah, pendapat ini menunjukkan belum dipahaminya perbedaan antara NAMA, SEBUTAN, dan BAHASA. Pendapat ini MENGANGGAP bahwa Nama Yahweh adalah bahasa Ibrani, sehingga ada pendapat yang mengusulkan kalau kita memakai Nama Yahweh, maka supaya tidak setengah-setengah, sekalian saja pakai bahasa Ibrani. Padahal sebenarnya tidak ada hubungannya kalau kita memakai nama Yahweh maka harus memakai Alkitab bahasa Ibrani. Kenapa? Karena meskipun Nama Yahweh diwahyukan (muncul) pertama kali di komunitas orang berbahasa Ibrani, namun Nama Yahweh adalah NAMA, bukan BAHASA. Hal ini sama saja dengan bila kita membaca komik Doraemon, apakah kita harus membaca komiknya dalam bahasa Jepang?

Marilah kita tidak mencari-cari alasan supaya tidak menyebut nama Bapa Yahweh.
Bapa Yahweh di dalam nama Tuhan Yeshua memberkati!


NB: Untuk mengetahui perbedaan antara NAMA, SEBUTAN, dan BAHASA saudara pembaca dapat membaca ulasannya di note saya yang lain yang berjudul “Bahasa Indonesia 101”.

No comments:

Post a Comment