"Apalah arti sebuah nama." Saya dengar, itulah
salah satu kalimat terkenal William Shakesphere. Kalimat itu sering diartikan
bahwa seolah-olah nama tidaklah penting. Kalimat itu pula yang sering dikutip
oleh saudara-saudara kita orang Kristen yang menganggap bahwa nama Bapa Surgawi
kita, Yahweh, tidaklah penting. Alasannya Tuhan mau dipanggil dengan nama apa
saja. Meskipun sampai sekarang tidak ada satupun dari mereka yang sanggup
menunjukkan dasar ayat untuk menguatkan pendapat mereka. Tapi kalo kita
cermati, ternyata mereka tidak konsekuen, karena ternyata mereka masih
mempertahankan sebuah nama. Itu artinya mereka menganggap penting sebuah nama,
bukan? Secara tidak sadar mereka sendiri sedang mengingkari kalimat favorit
mereka "Apalah Arti Sebuah Nama." Kalo mau konsekuen, seharusnya
mereka kembalikan saja ke pemiliknya, yaitu umat Muslim, nama Allah yang mereka
pertahankan selama ini. Nama yang bukan Nama Tuhannya sendiri kok
dipertahankan? Aneh bin ajaib bin tidak masuk akal! Tapi inilah realita yang
sudah dinubuatkan oleh Bapa Yahweh sendiri: "Umat-Ku betah dalam
membelakangi Aku; mereka memanggil kepada Baal dan berhenti meninggikan
nama-Ku" (Hosea 11:7). Padahal nama merupakan suatu hal yang sangat
penting, karena mewakili eksistensi yang mempunyai nama itu. Terlebih lagi ini
adalah NAMA SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA! NamaNya begitu ajaib dan berkuasa
sehingga semua makhluk bertekuk lutut (Filipi 2:9-11). Kita tahu bahwa nama
Yahweh telah diberikan kepada Yeshua (Yohanes 17:11 dan 12) dan bahwa Yahweh =
Yeshua bahkan Yeshua mengaku bahwa Dia adalah Yahweh sendiri. Tuhan Yahweh
sendiri menganggap sangat penting NamaNya, oleh karena itu Dia berfirman:
"Jangan menyebut nama Yahweh, Elohimmu, dengan sembarangan, sebab Yahweh
akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan"
(Keluaran 20:7). Menyebut dengan sembarangan saja tidak boleh, apalagi diganti
dengan sembarangan? Eeeh... ini umat-Nya malah menganggap Nama Yahweh tidak
penting. Dalih favorit lain dari orang yang masih belum mau mengembalikan nama
Allah ke umat Muslim adalah menganggap bahwa Yahweh mau dipanggil dengan nama
apa saja. Padahal Yahweh dengan sangat jelas tidak mau ada nama tuhan lain di
hadapanNya (Keluaran 23:13) dan Dia tidak mau berbagi kemuliaan dengan yang
lain (Yesaya 42:8). Inilah bukti bahwa Yahweh memandang NamaNya sangat berarti.
Jadi, apalah arti sebuah nama? Nama sangat berarti! Terlebih
lagi NAMA YAHWEH YANG ADALAH SANG PENCIPTA LANGIT DAN BUMI! =)
Bapa Yahweh di dalam nama Tuhan Yeshua (Yesus) memberkati
kita semua!
Shalom! =)